Forum Silaturrahim Keluarga Al-Muhibbin, Tambakberas Jombang

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
FLASH NEWS : Selamat bergabung di ibbien.com Sdr. Erik Rubiyanto / PB (Sidoarjo), Dwi Mubarok (Lamongan), M. Nur Muhtadin (Sidoarjo), LAILI MASTUROH (Surabaya), Ahmad Dani irfa Rozuni (Sidoarjo), M Taufiqurrahman (Surabaya), M TAUFIQ KHUBAIDILLAH (Pasuruan), Abdus Salim Albathini (Sidoarjo), Abdullah Prayitno (Blitar), Lukman Hakim Husnan (Palembang). Yang belum gabung silahkan Daftar Database Alumni.

Tata cara Adzan dan Iqomah

Print PDF

Pengertian

Adzan dan iqomah menurut bahasa berarti memberitahukan suatu hal. Sedangkan menurut syara’, adzan adalah dzikir tertentu untuk memberitahukan bahwa waktu shalat fardlu telah masuk, dan iqomah adalah dzikir tertentu untuk memberitahukan bahwa shalat akan dilaksanakan.

 

Hukum

Adzan dan iqomah bagi laki-laki berhukum sunah kifayah. Adapun bagi perempuan yang disunahkan hanya iqomah saja, sebab adzan menuntut suara yang keras, sedangkan suara perempuan termasuk aurat yang harus dijaga.

 

Dalil

Adapun dalil adzan dan iqomah adalah firman Allah swt.;

وَإِذَا نَادَيْتُمْ إِلَى الصَّلاَةِ ٱتَّخَذُوْهَا هُزُواً وَلَعِباً ذٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لاَ يَعْقِلُونَ. (المائدة: 58)

“Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) shalat, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan, yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal.” (QS. Al Maidah: 58)


Syarat-syarat Adzan dan Iqomah

Syarat yang harus terpenuhi dalam mengumandangkan adzan dan iqomah ada lima:

  1. Berurutan lafadhnya (tertib),
  2. Berturut-turut dalam mengumandangkan lafadhnya (muwalah),
  3. Sudah masuk waktu shalat, kecuali adzan pertama shalat subuh yang dikumandangkan pada pertengahan malam,
  4. Dilakukan oleh satu orang,
  5. Dengan suara keras, sekiranya orang di sekitarnya mendengar.


Syarat Orang yang Adzan dan Iqomah

Adapun syarat orang yang adzan dan iqomah ada tiga:

  1. Beragama Islam,
  2. Cukup umur (tamyiz),
  3. Laki-laki, syarat ini berlaku di daerah yang ada kaum laki-lakinya.

 

Kesunahan dalam Adzan dan Iqomah

  1. Kesunahan dalam adzan;
    1. Pelan-pelan (tartil),
    2. Membaca dua kalimat syahadat dengan suara pelan sebelum mengulanginya dengan suara keras (tarji’),
    3. Taswib pada adzan shubuh, yakni membaca:

الصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ.

b.  Kesunahan dalam iqomah;

  1. Melakukan dengan cepat (idroj),
  2. Dengan suara pelan.
  3. Kesunahan dalam adzan dan iqomah;
    1. Berdiri,
    2. Menghadap qiblat,
    3. Menoleh ke kanan saat membaca:

حَيَّ عَلٰى الصَّلاَةِ،

  1. Menoleh ke kiri saat membaca:

حَيَّ عَلٰى اْلفَلاَحِ،

  1. Memiliki sifat-sifat dibawah ini:

a.  Adil,

b.  Bersuara keras,

  1. Bersuara bagus,
  2. Yang iqomah adalah yang mengumandangkan  adzan.

 

Kesunahan Bagi yang Mendengar Adzan dan Iqomah

Kesunahan bagi orang yang mendengarkan adzan dan iqomah adalah menjawabnya dengan lafadh yang sama, kecuali pada:

a.  Lafadh:

حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ، حَيَّ عَلَى اْلفَلاَحِ

Jawaban:

لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ

b.  Lafadh:

الصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

Jawaban:

صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ وَأَناَ عَلٰى ذٰلِكَ مِنَ الشَّا هِدِيْنَ

  1. Lafadh:

قَدْ قَامَتِ الصَّلاَةُ

Jawaban:

أَقَامَهَا اللهُ وَأَدَامَهَا وَجَعَلَنِيْ مِنْ صَالِحِيْ أَهْلِهَا

 


Orang Yang Makruh Mengumandangkan Adzan dan Iqomah

Orang yang makruh mengumandangkan adzan dan iqomah ada tiga:

  1. Orang fasiq, yakni orang yang melakukan dosa besar atau yang sering melakukan dosa kecil,
  2. Orang yang berhadats kecil,
  3. Orang yang berhadats besar.

 

Do’a Setelah Adzan

اللَّهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَا نِالْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةََ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودَا نِالَّذِيْ وَعَدْتَهُ، إِنَّكَ لاَتُخْلِفُ اْلمِيْعَادَ.

Untuk do’a adzan shalat Maghrib ditambah:

اللَّهُمَّ هٰذَا إِقْبَالُ لَيْلِكَ، وَإِدْبَارُ نَهَارِكَ، وَأَصْوَاتُ دُعَائِكَ، فَاغْفِرْلِيْ.



Do’a Setelah Iqomah

اللَّهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاةِ الْقَائِمَةِ، صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَآتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ.

 

 

والله أعلم بالصواب

 

Comments  

 
0 #7 antony tristanto 2013-12-04 23:03
Anda juga bisa lihat di sini
Alquran terjemah dengan tajwid blok warna alquranku
Antony 081331828237
alquranku
Info Interior gan...
plafon rumah

Thx
Quote
 
 
0 #6 irwan 2013-07-27 04:24
Luthfi 2013-07-11 23:12
Untuk adzan dan iqomah pada menguburkan janazah apa ada perbedaanya pa sama? sekalian dalilnya.
Terimakasih ?

Mas lutfi.. Sama aja adzanya tidak ada bedanya... :-)
Quote
 
 
0 #5 irwan 2013-07-27 04:19
Mas santo... Yg dmaksud cukup umur (tamyiz) itu adalah orang yg sudah baligh (yg remaja mau naik dewasa)
Dan orng fasik melakukan adzan hukumnya makruh (dilakukan tdk berdosa tidak dilakukan berpalahala) bukan Haram (tidak boleh)... Jd orng yg fasik sah2 saja adzanya tapi makruh... :-)
Quote
 
 
0 #4 Luthfi 2013-07-11 23:14
Untuk adzan dan iqomah saat mengubur jenazah apa ada perbedaan or sama?
Terimakasih :-)
Quote
 
 
0 #3 Luthfi 2013-07-11 23:12
Untuk adzan dan iqomah pada menguburkan janazah apa ada perbedaanya pa sama? sekalian dalilnya.
Terimakasih :-)
Quote
 
 
0 #2 Imam M 2013-02-15 16:37
Terima kasih atas tulisannya, perlu diketahui bagi kita semua. ijin copy, ya?
Quote
 
 
0 #1 santo ontas 2012-05-10 20:31
:sad: Ass wr. wb.
maaf pak ustad. sy org awam jd ga paham brp umur yg
dimaksud dg ; "cukup umur {Tamyiz}
dan org fasik yg melakukan dosa bsr apa dan bagaimana kalau dia telah bertobat???
mohon lebih detail biar ga jd malah salah presepsi. terimakasih
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh