Forum Silaturrahim Keluarga Al-Muhibbin, Tambakberas Jombang

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
FLASH NEWS : Selamat bergabung di ibbien.com Sdr. Erik Rubiyanto / PB (Sidoarjo), Dwi Mubarok (Lamongan), M. Nur Muhtadin (Sidoarjo), LAILI MASTUROH (Surabaya), Ahmad Dani irfa Rozuni (Sidoarjo), M Taufiqurrahman (Surabaya), M TAUFIQ KHUBAIDILLAH (Pasuruan), Abdus Salim Albathini (Sidoarjo), Abdullah Prayitno (Blitar), Lukman Hakim Husnan (Palembang). Yang belum gabung silahkan Daftar Database Alumni.

Pondok Pesantren Putri Al-Mardliyah

Print PDF

 

 

SEJARAH PPP AL MARDLIYAH

PPP.Al Mardliyah adalah salah satu pondok pesantren yang berada dibawah naungan yayasan Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Sejarah PPP. Al Mardliyah itu sendiri dimulai sekitar tahun 1997, setelah KH. M. Djamaluddin Ahmad dan ibu nyai Hj, Huriyyah Djamal menikahkan putri pertamanya, Ibu Hj. Umi Salamah dengan bapak Hj. Yahya Husnan. Pada tahun 1998, ada 4 orang santri putri yang memang sengaja mendaftar kepondok Al Muhibbin sebab mereka mengira bahwa di Al Muhibbin ada pondok putri.Akhirnya keempat santri tersebut ditempatkan disebuah kamar yang berada di ndalem, sebab local yang berada dibelakang ndalem saat itu masih ditempati oleh santri putra Al Muhibbin yang bersekolah di MI dan MTs. Melihat hal demikian Ibu Nyai Hj. Hurriyah meminta izin kepada Romo KH. M.Djamaluddin Ahmad untuk menawarkan kepada santri Al Amanah yang berminat untuk pindah ke Al Muhibbin Putri ( nama Al Mardliyah belum ada ), diutamakan yang mempunyai saudara di Al Muhibbin dan bersekolah di unit MI dan MTS. Maka berkumpulah sebanyak 30 anak yang berminat untuk mutasi ke Al Muhibbin. Berawal dari 34 santri inilah Pondok Pesantren Putri Al Mardliyah mulai berdiri.Dan lokal dibelakang ndalem yang semula ditempati oleh santri putra digunakan untuk menampung ke 34 santri tersebut.Sedangkan santri putra dipindahkan ke komplek Al Hambali yang terletak disebelah utara ndalem.Pondok kecil yang baru berdiri ini langsung diserahkan pengelolaannya oleh Romo KH. M. Djamaluddin Ahmad kepada Hj. Umi Salamah dan Bapak H. M. Yahya Husnan dengan sebuah nama yang telah beliau pilihkan yaitu Al Mardliyah . Sedang alasan dipilihnya nama Al Mardliyah untuk pesantren ini adalah supaya nantinya menjadi pesantren yang senantiasa mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Demikianlah dari tahun ke tahun jumlah santri Al Mardliyah selalu bertambah yang tentu saja berpengaruh pada ketersediaan lokasi pesantren.Maka, pada tahun 2001 mulailah dibangun gedung baru Al Mardliyah yang berlokasi disebelah barat gerbang Al Muhibin.Pembangunan ini berlangsung + 3 tahun dan tepat pada tanggal 22 Februari 2004 gedung baru ini resmi ditempati hingga sekarang.Dan saat inipun di PPP.Al Mardliyah terdapat 310 orang santri putri dan 19 orang santri putra.